Assalamu’alaikum wr.wb

Selamat pagi anak-anak…. Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat walafiyat, aamiin. Anak-anak pada pembelajaran sebelumnya kalian telah mempelajari materi tentang alat, bahan dan teknik melukis. Nah….pada pembelajaran kali ini kalian akan belajar tentang “ALIRAN DAN TEMA LUKISAN”. Yuk…..kita belajar sama-sama.

KOMPETENSI DASAR

  1. 3.1. Memahami unsur, prinsip, teknik, dan prosedur berkarya seni lukis dengan berbagai bahan.
  2. 4.1. Membuat karya seni lukis dengan berbagai bahan dan teknik.

 

Tujuan Pembelajaran :

Siswa mampu mengidentifikasi berbagai aliran dan tema lukisan.

 

ALIRAN DAN TEMA LUKISAN

  1. ALIRAN / GAYA LUKISAN

Seni lukis adalah sebuah pengembangan dari menggambar, biasanya memiliki keunikan atau ciri khas tersendiri. Ciri khas ini di dasarkan pada tema, corak atau gaya, teknik serta bahan dan bentuk karya seni tersebut. Sebuah lukisan memiliki ciri khas, tema, dan teknik, yang disebut gaya atau aliran.

Berdasarkan cara pengungkapannya aliran dan gaya lukis- an dapat dibedakan/digolongkan menjadi tiga, yaitu :

a. Representatif

b. Deformatif

c. Non representatif

 

a. Representatif

adalah perwujudan gaya seni rupa menggunakan keadaan nyata pada kehidupan masyarakat dan gaya alam. Gaya seni rupa yang termasuk dalam representatif adalah :

  • Naturalisme

Berasal dari kata nature yang berarti alam. Naturalisme adalah gaya / aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai deng

an keadaan alam atau alami. Pelukis gaya ini umumnya mengambil pemandangan alam sebagai obyeknya. Pelukis nusantara yang mengambil aliran ini : Abdullah suryosubroto, Wakidi, Mas Pringadi, dan Basuki Abdullah.

Sumber : duniapendidikan.co.id

  • Realisme

Berasal dari kata real yang berarti nyata. Realisme adalah gaya / aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan kenyataan hidup. Pelukis nusantara yang mengikuti aliran ini antara lain Trubus, Tarmizi, Wardoyo, dan Dullah

Sumber : dosenpendidikan.com.id

  • Romantisme

Berasal dari kata roman yang berarti cerita dan isme yang berarti gaya / aliran. Romantisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarannya mengandung cerita kehidupan manusia atau binatang.  Pelukis yang bergaya romantisme tersebut antara lain Raden Saleh, Fransisco Goya, dan Turner.

Sumber : tegaraya.com

b. Deformatif

adalah perubahan bentuk dari aslinya sehingga menghasilkan bentuk baru namun tidak me- ninggalkan bentuk dasar aslinya. Aliran seni lukis yang tergolong dalam gaya desformatif ini antara lain :

  • Ekspresionisme

Ekspresionisme berasal dari kata expression yang berarti ungkapan jiwa spontan. Ekspresionisme adalah gaya / aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa perupanya yang spontan pada saat melihat objek.  Perupa yang menggunakan aliran ini antara lain: Vincent Van Gogh dan Affandi.

Sumber : serupa.id

  • Impresionisme

Berasal dari kata impression yang berarti kesan sesaat. Impressionisme adalah gaya / aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan kesan saat objek tersebut dilukis. Perupa yang termasuk dalam aliran ini antara lain Claude Monet, Georges Seurat, Paul Cezanne, Paul Gauguin, dan S. Sudjojono.

Sumber : kompasiana.com

  • Kubisme

Berasal dari kata kubus yang berarti bidang atau bentuk persegi empat. Kubisme adalah aliran / gaya seni rupa yang penggambarannya berupa bidang persegi empat atau bentuk dasarnya kubus. Pelukis yang mengikuti gaya ini antara lain But Mochtar, Mochtar Apin, Srihadi, Fajar Sidik

Sumber : pelajarindo.com

  • Surealisme

Berasal dari kata sur yang berarti melebih-lebihkan, kata real yang berarti nyata. Surealisme adalah gaya / aliran seni rupa yang penggambarannya melebih-lebihkan kenyataan, bahkan ada yang menyebutnya otomatisme psikis yang murni atau alam mimpi. Perupa yang beraliran ini antara lain Salvador Dali.

Sumber : senibudayaku.com

c. Non representative

adalah suatu bentuk yang sulit untuk dikenal. Bentuk dasar dari gaya ini sudah meninggalkan bentuk aslinya, dan pada prinsipnya lebih menekankan pada unsur-unsur formal; struktur, unsur rupa dan prinsip estetik. Gaya ini dipelopori oleh Amry Yahya, Fajar Sidik, But Mochtar, dan Sadali.

Sumber : kabarpendidikan.store

2. TEMA LUKISAN

Tema adalah gagasan, ide, atau pokok pikiran yang ada di dalam sebuah karya seni baik dalam bentuk karya seni rupa dua dimensi maupun seni rupa tiga dimensi. Tema-tema didalam pembuatan karya seni rupa murni antara lain sebagai berikut :

  1. Hubungan antara manusia dengan dirinya

Sumber : kebudayaan.kemdikbud.go.id

  1. Hubungan antara manusia dengan manusia lain

Sumber : iniberbagigambar.blogspot.com

  1. Hubungan antara manusia dengan aktifitasnya

Sumber :pelajarindo.com

  1. Hubungan manusia dengan alam sekitar

Sumber : failfaire.org

  1. Hubungan antara manusia dengan alam benda

Sumber : pinterest.com

  1. Hubungan antara manusia dengan alam khayal.

Sumber : pelajarindo.com

Silahkan kalian simak video berikut ini.

 


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *