BAB III TEKS EKPOSISI

MATERI PEMBELAJARAN HARI JUMAT, 17 SEPTEMBER 2021                                                                                    UNTUK KELAS VIII A – VIII E DIMULAI PUKUL 07.20 – 08.30 WIB ( Catat pada buku catatan Bahasa Indonesia )

 

KD. 3.5 MENGIDENTIFIKASI INFORMASI TEKS EKSPOSISI ( BERUPA  GAGASAN DAN FAKTA)                      DAN POLA-POLA PENGEMBANGANNYA DALAM ARTIKEL ILMIAH POPULER

( RANGKUMAN MATERI HALAMAN 59 –  64 )

Teks eksposisi adalah teks yang mengemukakan sejumlah pendapat disertai dengan fakta dan memuat penilaian, dorongan, atau ajakan-ajakan kepada khalayak. Bentuk teks eksposisi di dalam media massa dapat berupa esai, tajuk rencana ( editorial ), ataupun tanggapan kritis.

Bagian-bagian teks eksposisi dibentuk oleh 2 unsur utama, yaitu gagasan dan fakta.

A. Gagasan disebut ide/pendapat yang isinya berupa pernyataan yang mungkin berupa komentar, penilaian, saran,   dorongan, dan bujukan.

Contoh:

  1. Pengelolaan hutan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda perbaikan dibandingankan tahun sebelumnya.
  2. Jika pemerintah tidak bertindak dalam sepuluh tahun mendatang , hutan Sumatra akan musnah dan diikuti oleh musnahnya hutan Kalimantan.

B. Fakta adalah ( keadaan, peristiwa ) yang merupakan kenyataan, sesuatu yang benar-benar terjadi ataau ada. Fakta berfungsi unruk memperkuat gagasan/ide sehingga lebih menyakin khalayak/masyarakat.

Contoh :

  1. Selama bulan januari-Oktober, 45% dari keseluruhan titik kebakaran terkonsentrasi di Provinsi Riau.
  2. Kemudian pada bulan Oktober terjadi kenaikan jumlah titik kebakaran yang cukup signifikandi Provinsi Riau, Sumatra barat, dan Jambi.

 

Pola-pola pengembangan teks eksposisi:

  1. Pola umum-khusus ( deduktif ) yaitu ide pokok pada bagian teks ditempatkan pada awal paragraf dan diikuti oleh ide-ide penjelas. Contoh :  Amanda adalah seorang gadis yang cantik dan dermawan. Di lingkungannya, ia dikenal sebagai sosok yang ramah dan suka menolong orang lain. Ia tidak segan-segan memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan.
  2. Pola khusus-umum (induktif) yaitu hal-hal yang bersifat khusus diikuti oleh uraian yang berisfat umum. Bagian akhir dalam teks tersebut berfungsi sebagai simpulan atau rangkuman dari pendapat-pendapat yang dikemukakan sebelumnya. Contoh : Saat ujian semester sudah selesai, nilai semua murid dievaluasi. Ternyata, ads sebagian nilai siswa yang nilainya melebihi standar kelulusan, yakni sebanyak 13 siswa, sedangkan 9 siswa mendapatkan nilai standar kelulusan dan tidak ada siswa yang mendapat nilai di bawah rata-rata.
  3. Pola ilustrasi berupa gagasan yang terlalu umum memerlukan ilustrasi-ilustrasi konkret/nyata. Ilustrasi berfungsi untuk membuktikan suatu pendapat untuk menyakinkan pembaca.   Contoh:   Perlu adanya kerjasama dari berbagai komponen agar sebuah tim sepak bola dapat menjadi tim yang kuat. Seperti bangunan yang akan berdiri dengan kokoh jika semua komponen di dalamnya dapat bersatu padu. Maka dari itu, para pemain, staf pelatih, pelatih, hingga pihak manajemen harus bahu membahu guna membentuk satu tim sepak bola yang solid.
  4. Pola perbandingan yaitu pola dengan menggunakan perbandingan misalnya benda-benda, keadaan, atau yang lain ditentukan perbedaan atau kesamaannya  berdasarkan aspek tertentu. Conotoh : Futsal merupakan permainan bola yang dimainkan oleh 2 tim, di mana tiap timnya terdiri atas 5 pemain utama dan 7  pemain cadangan. Jumlah pemain utama pada futsal itu jauh lebih kecil dibanding dengan permainan sepak bola. di mana pada permainan sepak bola. Jumlah pemain utama yang dimainkan adalah 11 orang.

 

Latihan

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut pada buku tugas !

 

KETERANGAN:

APABILA SUDAH SELESAI TUGASNYA SILAKAN KALIAN FOTO DAN KIRIM KE LINK TUGAS BAHASA INDONESIA , JANGAN LUPA SEBELUM DIKIRIM TULIS NAMA LENGKAP, KELAS, DAN TANGGAL TUGAS. CATATAN MATERI TIDAK PERLU DIFOTO KARENA AKAN DIPERIKSA PADA SAAT PTM.

Likes:
16 1
Views:
875
Article Categories:
Bahasa IndonesiaKELAS VIII

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.