Kerajinan Bahan Keras Bag.2

Assalamu’alaikum Wr.Wb…

Haloo anak-anak! bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat dan semangat dalam menuntut ilmu.  karena  guru besar kita Imam Syafi’i berkata “Ilmu itu bagaikan binatang buruan, sedangkan pena adalah pengikatnya, maka ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat.” oleh karen itu kalian harus memiliki semangat yang kuat agar bisa mengikat ilmu itu dan agar ilmu itu tidak akan pernah lari dari kita.

Hari ini kita akan belajar tentang jenis dan karakteristik bahan keras. Bacalah materi sampai selesai dan kerjakan soal latihan dengan teliti.

Semangat belajar!

Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Keras

Beberapa bahan keras yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan terbagi dalam dua jenis, yaitu :

1. Bahan Keras Alam

sumber : tazvita.com

Bahan keras alam adalah bahan untuk karya kerajinan yang diperoleh dari alam sekitar dan merupakan sumber daya alam baik hutan, bumi, maupun perairan Indonesia. Sifatnya pejal, solid, kuat, padat dan tidak mudah berubah bentuk. Contoh keras alam yang kita kenal adalah kayu, bambu, rotan dan sebagainya.

sumber : jambiupdate.co

Kerajinan yang terbuat dari benda keras memiliki kecenderungan kuat dan tahan lama. bahkan bertahun-tahun lamaya. Hal tersebut menjadikan kualitasnya yang baik, sehingga produk kerajinan akan memiliki nilai yang tinggi.

 

 

2. Bahan Keras Buatan

Bahan keras buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah dan dicampur dengan bahan tertentu sehingga menjadi keras dan memiliki sifat kuat dan tahan lama. Beragam karya kerajinan dari bahan keras buatan dapat dibuat berdasarkan bahan yang digunakan. Bisa berupa kaleng, kaca, dan sebagainya.

sumber : Github.com

sumber: mediaindonesia.com

Kaleng berasal dari logam besi tipis yang dilapisi timah, sifatnya ringan tapi kuat, sedangkan kaca berasal dari pasir silika dan beberapa oksida, sifatnya transparan tembus pandang, rentan dan mudah pecah

 

 

 

Keragaman bahan keras tentunya memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lainnya. Di bawah ini merupakan ciri-ciri dari bahan keras, yaitu:

1. Bahan Keras Alam

Bahan keras alam adalah bahan yang berasal dari sumber daya alam hutan, bumi, dan laut yang bersifat keras.

a. Kayu

  • Kayu terdiri dari berbagai macam jenis, diantaranya; mahoni, pinus, jati, hitam, nangka, kelapa, lame, albasia, sungkai, kamper, meranti, dan sebagainya.
  • Masing-masing kayu memiliki ciri yang berbeda. Tetapi selain keras rata-rata memiliki serat atau urat kayu yang indah.
  • Memiliki lingkaran tahun.
  • Tahan lama dan dapat dibentuk dengan diukir.
  • Ada yang memiliki beban ringan seperti lame dan albasia, ada pula yang berat seperti jati.
  • Sebagian dapat memuai karena perubahan suhu, tidak demikian untuk kayu jati.

b. Bambu

  • Batangnya kuat, namun akan terjadi pelapukan jika terkena air terus menerus.
  • Memiliki rongga dari ukuran 1 cm hingga 20 cm. Sehingga dapat dibuat sebagai wadah dalam kerajinan.
  • Memiliki ruas batang. Ruas inilah yang unik. Terkadang dalam pembuatan kerajinan sangat ditonjolkan
  • Tekstur batangnya halus meskipun tidak diamplas.
  • Dapat dipotong berbentuk sayatan ataupun bentuk utuhan.

c. Rotan

  • Batangnya kuat, lebih kuat dari bambu. Terutama serat batangnya sangat kokoh.
  • Rotan yang dimanfaatkan sebagai kerajinan ada yang berongga dan ada yang tidak. Yang berongga mempunyai ukuran ½ cm hingga 1 cm. Sedangkan yang tidak berongga merupakan bagian dalam dari rotan.
  • Memiliki ruas batang namun lebih samar dibanding bambu.
  • Tekstur batangnya halus meskipun tidak diamplas.
  • Dapat dipotong berbentuk sayatan ataupun bentuk utuhan.
  • Rotan memiliki bentuk yang panjang bisa mencapai 10 meter karena hidupnya menjalar dan melilit, sedangkan panjangnya selalu bertambah.

2. Bahan Keras Buatan

Bahan keras buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari beberapa bahan dan bersifat keras.

a. Kaca

  • Kaca wujudnya transparan dan bening.
  • Ketebalannya bervariasi antara 1 mm – 2cm tergantung pada kebutuhan.
  • Permukaannya licin dan kilap. Jika dilukis harus menggunakan cat khusus yang dapat menempel pada permukaan kaca.
  • Kaca dapat dilebur dan dibentuk dalam kondisi panas.

b. Logam

  • Logam terdiri dari berbagai warna, ada yang perak, emas, ada yang kemerahan/kecoklatan, dan juga berwarna perak keabu-abuan.
  • Bentuknya ada yang tebal dan berat, ada pula yang pipih dan tipis lagi ringan.
  • Logam mudah terkorosi oleh udara, maka kadang dilapisi dengan krom atau lapisan emas murni. Ada pula yang melapisinya dengan cat. Oleh sebab itu perawatan pada produk kerajinan logam cukup membutuhkan perhatian agar tidak pudar.

 

 

Likes:
16 3
Views:
3742
Article Categories:
KELAS IXPrakarya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.