Kondisi Alam Indonesia ~ 7ABC

1. Berbagai topografi wilayah Indonesia

Mula – mula akan kita temukan permukaan bumi seolah – olah dataran yang rata, pada kenyataannya setelah dicermati lebih jauh, terdapat bagian yang rendah atau cekung ada pula bagian yang lebih tinggi atau cembung. Wilayah laut di tepi pantai selalu lebih rendah dari daratan pantai di sekitarnya, demikian juga puncak gunung akan
selalu lebih tinggi dari bagian lembahnya. Perbedaan tinggi rendah permukaan bumi secara tegak lurus ( vertikal ) inilah yang dikenal dengan relief. Pengkajian ilmiah yang umumnya menyajikan relief permukaan bumi ini dikenal dengan studi topografi.

Untuk jelasnya perhatikan gambar ilustrasi berikut ini!

Setelah mengamati dengan cermat gambar tersebut, kemukakan satu pertanyaan dengan menuliskannya di buku latihanmu atau selembar kertas, misalnya: apa bedanya antara dataran rendah dengan dataran tinggi? Untuk
menjawab pertanyaan tersebut, perhatikan sekali lagi dengan cermat gambar ilustrasi tersebut. Secara sederhana Ananda dapati bahwa dataran rendah lebih rendah letaknya dibandingkan dengan dataran tinggi. Agar lebih jelas bacalah uraian berikut ini.

Relief daratan di permukaan bumi dapat dibedakan antara lain:

a. Dataran Rendah

Dataran rendah merupakan relief daratan yang mempunyai ketinggian kurang dari 200 m di atas permukaan laut. Dataran rendah pada umumnya merupakan suatu bentang alam tanpa banyak memiliki perbedaan ketinggian antara tempat yang satu dengan tempat lainnya. Di Indonesia banyak dijumpai dataran rendah sebagai hasil pengendapan (sedimentasi) material yang dibawa oleh sungai ke muara. Oleh karena itu, hampir muara sungai – sungai besar di Indonesia terbentuk dataran rendah hasil peristiwa sedimentasi yang sering dikenal dengan dataran alluvial.

 

Sumber:https://www.geologinesia.com/2019/12/pengertian-dataran.html Gambar 2.2. Dataran Rendah Maros

Perhatikan Gambar 2.2. Setelah memperhatikan gambar tersebut apa yang terlintas dalam pikiranmu? Apakah wilayah tempat tinggalmu memiliki relief seperti tampak pada gambar? Bisakah Ananda menjelaskan bagaimana bentuk muka bumi tersebut? Menurutmu apa yang dimaksud dengan dataran rendah?

Di Indonesia, dataran alluvial antara lain terdapat di Pulau Sumatera bagian timur dari wilayah provinsi Nangroe Aceh Darussalam sampai wilayah provinsi Lampung. Wilayah Pulau Jawa bagian utara, barat, selatan dan timur, Pulau Kalimantan serta pulau Papua bagian utara, selatan dan barat. Di pulau – pulau lain juga terdapat alluvial tetapi ukurannya sempit.

Dataran rendah pada umumnya memiliki penduduk lebih padat hal ini karena dekat dengan sumber air, kemudahan transportasi, serta sarana penghidupan banyak dibangun di sini. Kegiatan utama penduduk di daerah ini umumnya adalah pertanian karena tanahnya subur dengan sistem pengairan yang baik. Namun wilayah ini memiliki potensi untuk banjir bila musim hujan tiba. Dan di daerah dekat pantai juga rawan mengalami bencana tsunami. Coba amati peta! Bentuk muka bumi ini pada peta geografi digambarkan dengan warna hijau. The deposit limit is adjusted to what does donk mean in poker suit each type of game. Tunjukkan pada peta wilayah – wilayah di Indonesia yang termasuk dataran rendah!

b. Dataran Tinggi 

Amati gambar berikut!

Sumber: http://ranselkecil.com/dataran-tinggi-dieng-dari-telaga-hingga- puncak-gunung/ Gambar 2.3. Dataran Tinggi Dieng

 

Dataran tinggi merupakan relief daratan yang relatif landai dengan ketinggian antara 200-1000 m di atas permukaan air laut. Dalam istilah lain dataran tinggi dikenal pula dengan istilah plateu. Dataran tinggi terbentuk sebagai hasil proses endogen dan eksogen. Beberapa dataran tinggi yang terdapat di Indonesia antara lain: dataran tinggi Gayo di provinsi Nangroe Aceh Darussalam, dataran tinggi Brastagi di provinsi Sumatera Utara, dataran tinggi Bandung di provinsi Jawa Barat, dataran tinggi Dieng (Dieng Plateu) di provinsi Jawa Tengah, dataran tinggi Batu di Malang Jawa Timur, dan lain sebagainya. Dataran tinggi yang terbentuk oleh proses vulkanisme pada umumnya merupakan dataran Indonesia yang subur, dan hampir sebagian besar dataran tinggi di wilayah Indonesia tergolong subur, sehingga terkenal sebagai kawasan penghasil sayur-mayur. Apakah daerahmu termasuk dataran tinggi ini? Jika daerahmu termasuk dataran tinggi, hasil pertanian apa yang diproduksi di daerahmu? Pada peta geografi, dataran tinggi Indonesiaan menggunakan simbol warna kuning sampai cokelat muda. Perhatikan peta Indonesia!

c. Gunung, Pegunungan, dan Perbukitan

Perhatikan gambar berikut!

 

Sumber: https://bobo.grid.id/read/082006176/sering-dianggap-sama-ternyata-gunung- dan-pegunungan-itu-berbeda-sudah-tahu-perbedaannya?page=all Gambar 2.4. Pegunungan

Gunung merupakan bentuk cembungan di permukaan bumi yang umumnya terbentuk oleh peristiwa alam vulkanisme maupun tektonisme. Vulkanisme merupakan proses naiknya magma dari dalam bumi menuju permukaan bumi. Sedangkan tektonisme adalah pergerakan lempeng kulit bumi yang mengakibatkan terjadinya pelipatan atau patahan. Pegunungan merupakan kumpulan atau barisan gunung. Kawasan pegunungan diidentifikasikan sebagai daratan yang memiliki kemiringan lereng yang relatif lebih besar bila dibandingkan dengan dataran dan mempunyai ketinggian di atas 1000 meter. Adapun perbukitan adalah daerah yang mirip dengan pegunungan, namun memiliki ketinggian yang lebih rendah (antara 500 sampai 750 meter di atas permukaan laut). Daerah pegunungan terjadi oleh proses tenaga asal dalam (endogen). Tenaga asal dalam pembentuk pegunungan di wilayah Indonesia disebabkan karena letak geologisnya. Masih ingatkah di mana letak geologis wilayah Indonesia? Ya, hal tersebut telah Ananda pelajari pada modul sebelumnya bukan?

Sumber: https://www.laIndonesiacom/read/memanfaatkan-persamaan-dalam-tata- kehidupan-manusian/1704/ Gambar 2.5. Peta Republik Indonesia

Coba Ananda perhatikan Peta Republik Indonesia di atas! Tunjukkan pada peta tersebut daerah dataran rendah, daerah dataran tinggi dan pegunungan. Pada peta geografi umumnya, daerah pegunungan digambarkan dengan simbol area berwarna cokelat, sedangkan gunung jika masih aktif disimbolkan dengan segitiga warna merah, dan yang sudah tidak aktif disimbolkan dengan segitiga warna hitam. Coba temukan dan sebutkan nama gunungnya pada petamu simbol – simbol tersebut!

TUGAS SISWA !

AKTIVITAS 1
1. Amatilah peta di atas! (Gambar 2.5.)

2. Berdasarkan pengamatanmu uraikan bentuk muka bumi beberapa pulau besar di Indonesia!

3. Sajikan hasil pengamatanmu di depan teman – teman dan gurumu!

d. Daerah Pantai (Pesisir) dan Aktivitas Penduduknya

Negara Kesatuan Republik IndonesIa adalah negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua setelah negara Kanada. Oleh karena itu merupakan kewajiban bagi segenap bangsa Indonesia termasuk peserta didik sekalian untuk mempelajarinya. Apakah Ananda tinggal di daerah pantai? Jika Ananda tinggal di daerah pantai, sebutkan pantai apa namanya dan terletak di mana?

Untuk memahami daerah pantai dan pesisir perhatikan dengan cermat gambar berikut ini!

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra_Barat Gambar 2.6. Kawasan Pesisir

Gambar tersebut merupakan salah satu pantai di provinsi Sumatera Barat. Coba di pulau mana provinsi tersebut? Apakah Anda dari provinsi tersebut? Pantai Indonesia sangat indah bukan? Apakah di daerahmu juga terdapat pantai Indonesia seperti itu? Bersyukurlah jika ada, jika tidakpun kita harus tetap bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena wilayah di mana Anda tinggal juga ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Pertanyaan apa yang muncul dipikiranmu setelah melihat gambar tersebut? Apakah yang dimaksud dengan daerah pantai atau pesisir? Baca terus
uraian berikut ini!

Daerah pantai merupakan daerah pertemuan antara wilayah daratan dengan wilayah perairan yang luas (laut atau lautan). Daerah pantai yang bertemu dengan dataran rendah akan menghasilkan pantai yang landai, sedangkan jika bertemu dengan tebing akan menghasilkan pantai yang terjal (cliff). Daerah pantai biasanya dapat dibedakan menjadi dua wilayah (zona), yaitu :

(1) zona yang selalu kering berupa daratan atau selalu basah berupa laut atau lautan, dan

(2) zona yang kadang kering sebagai daratan dan kadang basah sebagai perairan.

Zona ke-2 yaitu zona yang kadang basah tertutup air dan kadang kering menjadi daratan inilah yang dikenal dengan zona neritis atau daerah pesisir. Zona ini tempat berlangsungnya kegiatan pasang surut air laut. Untuk memahaminya perhatikan gambar berikut ini!

Gambar 2.7. Pesisir Kering

 

Gambar 2.8. Pesisir Basah

Gambar 2.7. menggambarkan kondisi pantai pada saat air laut surut, sehingga wilayah tersebut menjadi daratan, sedangkan pada Gambar 2.8. menggambarkan ketika air laut pasang, sehingga wilayah tersebut menjadi tertutup oleh air laut. Inilah fenomena yang terjadi pada daerah pesisir di Indonesia.

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar, memiliki 17.508 pulau dengan panjang garis pantai 81.000. Indonesia memiliki potensi sumber daya pesisir dan lautan yang sangat besar. Wilayah pesisir dan lautan Indonesia yang kaya dan beragam sumber daya alamnya telah dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia sebagai salah satu sumber bahan makanan utama, khususnya protein hewani, sejak berabad – abad yang lalu. Selain menyediakan berbagai sumber daya tersebut, wilayah pesisir dan lautan Indonesia memiliki berbagai fungsi lain, seperti transportasi dan pelabuhan, kawasan industri, rekreasi dan pariwisata, kawasan pemukiman, jasa – jasa lingkungan ( environmental service ), sumber energi, sarana pendidikan dan penelitian, pertahanan keamanan, penampungan limbah, pengatur iklim, kawasan perlindungan, dan sistem penunjang kehidupan serta fungsi ekologis lainnya.
Perhatikan gambar berikut ini

     

Gambar. 2.9. Rumput Laut dan Ikan potensi pesisir Indonesia

Wilayah pesisir dan lautan Indonesia terkenal dengan kekayaan dan keanekaragaman sumber daya alamnya, baik sumber daya yang dapat diperbaharui maupun sumber daya yang tidak dapat diperbaharui. Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan keanekaragaman hayati (biodiversity) laut terbesar di dunia, karena memiliki ekosistem pesisir seperti hutan mangrove, terumbu karang, dan padang lamun, yang sangat luas serta beragam.

Tugas Siswa Aspek Keterampilan !

Carilah peta Wawasan Nusantara NKRI, pilihlah satu pulau besar di Indonesia, kemudian salinlah peta tersebut dengan menggunakan kertas HVS folio. Lengkapilah peta tersebut dengan: 1. judul 2. arah mata angin 3. skala 4. garis astronomis 5. garis lintang dan garis bujur 6. warna menurut ketinggian tempat (dataran rendah dengan warna hijau, dataran tinggi dengan warna kuning, pegunungan dengan warna cokelat).
Setelah selesai foto hasilnya dan kirim ke Classroom untuk mendapatkan penilaian !

 

Tugas Siswa Aspek Pengetahuan !

https://bit.ly/3sK9CSk

 

 

 

Likes:
2 1
Views:
820
Article Categories:
IPSKELAS VII

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.