Kondisi Alam Negara Jepang

 

Kondisi Alam Negara Jepang.

Setiap negara memiliki karakteristik sendiri yang berbeda dengan negara lainnya, baik keadaan alam maupun kondisi penduduknya. Pada kesempatan kali ini kalian akan mempelajari keadaan alam negara Jepang. Keadaan yang dimaksud adalah lokasi, iklim, bentuk muka bumi, geologi, flora dan fauna.

Jepang merupakan salah satu negara industri yang produknya merambah ke berbagai belahan dunia. Setiap hari kita pasti melihat kendaraan bermotor produksi Jepang lalu lalang di jalan-jalan. Jepang merupakan sebuah negara Kerajaan konstitusional yang dipimpin oleh seorang kaisar. Jepang beribukota di Tokyo dan memiliki mata uang Yen.

Berikut ini beberapa informasi penting mengenai Negara Jepang :

a. Lokasi

Di manakah negara Jepang berada? Perhatikanlah peta di atas!

Secara geografis, batas negara Jepang adalah:

Sebelah Utara : Laut Okhstosk
Sebelah Selatan : Laut China Timur dan Laut Filipina
Sebelah Barat : Laut Jepang dan Selat Korea.
Sebelah Timur : Samudera Pasifik

b. Iklim

Secara astronomis Jepang berada di 30ºLU–47ºLU dan 128ºBT–146ºBT.

Kondisi iklim Jepang bervariasi sesuai dengan letak lintangnya. Jepang beriklim Sedang dengan empat musim yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin. Musim semi dimulai sekitar bulan Maret, Musim panas di Jepang dimulai sekitar bulan Juni, Musim gugur sekitar September, Musim dingin sekitar Desember.

c. Bentuk Muka Bumi

Jepang memiliki wilayah dataran yang kecil yaitu sekitar 30% dari luas wilayahnya. Sebagian besar atau 70-80% wilayahnya terdiri atas pegunungan. Wilayah dataran terletak di sepanjang pantai. Dataran terbesar dapat dijumpai di Dataran Kanto (wilayah Tokyo), Kinai Plain (Osaka-Kyoto), Nobi (Nagoya), Echigo (Honshu), Sendai (Honshu Timur Laut). Selain itu, ada pula dataran yang relatif kecil luasnya di Hokaido dan menjadi pusat aktivitas penduduk

d. Geologi

Jepang terletak di tepi bagian barat Samudra Pasifik. Daerah ini merupakan bagian cincin api (ring of fire), setidaknya terdapat 192 gunung api , Gunung tertinggi di Jepang yaitu Gunung Fuji (3.776 m). Selain banyak memiliki gunung api, Jepang juga dikenal sebagai negara yang sering mengalami gempa bumi. Hal ini disebabkan letak Jepang berada di perbatasan antara lempeng benua Asia dan Lempeng Samudera Pasifik.

e. Flora dan fauna

Kalian mungkin mengira penggunaan lahan di Jepang didominasi oleh daerah perkotaan dengan banyak permukiman dan industri. Perkiraan tersebut dapat dipahami mengingat Jepang merupakan sebuah negara maju atau negara industri. Ternyata, perkiraan tersebut salah karena 67% wilayah Jepang justru masih merupakan hutan. Beberapa jenis tumbuhan yang dapat dijumpai di antaranya adalah pohon ek, bambu, mapel, birch, beech, dan poplar. Hewan di Jepang telah banyak berkurang. Dulu di negara ini dapat ditemukan babi hutan, monyet, srigala, dan rusa. Namun, kini jumlahnya terus berkurang.

f. Kondisi Penduduk

Jepang memiliki penduduk sebesar 126,9 juta jiwa (WPDS, 2015). Walaupun jumlah penduduknya besar tetapi ada kecenderungan terus mengalami penurunan. Angka kelahiran di Jepang relatif rendah, sehingga terjadi penurunan jumlah penduduk. Pertumbuhan penduduk Jepang -0,1%, berarti setiap tahun terjadi penurunan jumlah penduduk sebesar 0,1%. Sementara itu, jumlah penduduk lanjut usia semakin besar jumlahnya karena keadaan kesehatan yang lebih baik.

Perkembangan industri yang pesat membuat sebagian besar penduduknya bekerja di sektor industri.

Pada tahun 2013, usia harapan hidup penduduk Jepang mencapai 86 tahun untuk wanita dan 79 tahun untuk pria atau jika keduanya digabung mencapai 83 tahun (WPDS, 2015). Angka tersebut merupakan yang tertinggi di dunia. Ini menandakan bahwa kebiasaan hidup sehat dan pelayanan kesehatan di Jepang sangat baik.

 

Setelah mempelajari materi negara Jepang, silakan mengerjakan Uji Kompetensi di bawah ini:

Likes:
50 4
Views:
4950
Article Categories:
IPSKELAS IX

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.