MATERI BAB IV INDAHNYA BERPUISI ( SENIN, 8 NOVEMBER 2021 PUKUL 08.00-10.00

KD. 4.7 MENYIMPULKAN UNSUR-UNSUR PEMBANGUN DAN MAKNA TEKS PUISI

Bait 1

Puisi di atas menceritakan cinta yang sudah tidak dapat diperoleh lagi. Penyair menuliskan keadaan batinnya melalui gudang, rumah tua, cerita tiang dan temali, kapal, dan perahu yang tiada bertaut. Benda-benda tersebut mengungkapkan perasaan sedih dan sepi. Penyair merasa bahwa benda-benda di pelabuhan itu membisu.

Bait 2

Menggambarkan perhatian penyair pada suasana pelabuhan dan tidak lagi kepada benda-benda di pelabuhan yang beragam. Di pelabuhan itu turun gerimis yang mempercepat kelam (menambah kesedihan penyair), dan ada kelapak elang yang menyinggung muram (membuat hati penyair muran), desir hari lari berenang (kegembiraan telah musnah).

Bait 3

Menggambarkan pikiran penyair lebih dipusatkan pada diri sendiri bukan kepada benda-benda alam: pantai dan benda-benda sekeliling pantai. Dia merasa aku sendiri. Tidak ada lagi yang diharapkan akan memberikan hiburan dalam kesendirian dan kedukaanya. dalam kesendirian itu ia menyisir semenanjung.

 

UNSUR-UNSUR PUISI:

I. Puisi Naratif yaitu puisi yang mengungkapkan cerita atau penjelasan penyair.  Puisi Naratif terbagi menjadi:

A. Balada yaitu berisi cerita tentang orang-orang perkasa ataupun atau tokoh pujaan, contohnya Balada Orang-orang Tercinta dan Blues Untuk Bonnie karya WS Rendra.

B. Romansa yaitu jenis puisi cerita yang menggunakan bahasa romantis berisi kisah percintaan yang diselingi perkelahian dan petualangan. Contohnya “Romance Perjalanan”.

2. Puisi Lirik terbagi ke dalam beberapa macam misalnya elegi, ode, dan serenada. Elegi adalah puisi yang mengungkapkan perasaan duka contohnya “Elegi Jakarta” karya Asrul Sani. Ode yaitu puisi yang berisi pujaan terhadap seseorang tokoh, sesuatu hal, atau sesuatu keadaan, contohnya “Teratai” karya Sanusi Pane, “Diponegoro” karya Chairil Anwar, dan “Ode Puat Proklamator” karya Leon Agusta. Serenada yaitu sajak percintaan yang dapat dinyanyikan, misalnya “Serenada Hitam”, “Serenada Biru, “Serenada Merah Jambu”, dan “Serenada Ungu”.

3. Puisi Deskriptif terbagi menjadi:

a. Satire yaitu puisi yang mengungkapkan perasaan tidak puas penyair terhadap suatu keadaan dengan cara menyindir.

b. Puisi kritik sosial yaitu puisi yang menyatakan ketidaksenangan penyair terhadap keadaan atau diri seseorang dengan membeberkan ketidakberesan keadaan orang tersebut.

 

Silakan catat pada buku catatan dan kirim ke WA atau link seperti biasa.

 

 

 

 

Likes:
9 1
Views:
548
Article Categories:
Bahasa IndonesiaKELAS VIII

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.