PERKEMBANGBIAKAN GENERATIF PADA TUMBUHAN

perkembangbiakan tumbuhan generatif

Assalamualaikum wr wb

Selamat pagi anak-anak, masih semangat pastinya untuk belajar jarak jauh ….  Setelah kalian mengaji ayat suci Al-Qur’an. Mari kita melanjutkan belajar IPA.

Hari ini kita akan belajar materi Perkembangbiakan Generatif pada tumbuhan dan kompetensi dasar yang akan kita capai adalah :  Siswa mampu menganalisis penerapan teknologi pada sistem reproduksi tumbuhan dan hewan. serta menyajikan karya penelusuran informasi tentang perkembangbiakan pada hewan atau tumbuhan.

A. Cara Tumbuhan Berkembangbiak
Sangat banyak jenis bunga yang ada disekitar kita, antara lain bunga melati, bunga mawar, bunga rambutan, bunga mangga, bunga papaya, dan bunga jeruk.

Apakah setiap bunga berfungsi sebagai alat perkembangbiakkan tumbuhan yang bersangkutan? Untuk lebih jelasnya, mari kita pelajari lebih lanjut!
1. Perkembangbiakkan Generatif
Perkembangbiakan generatif tumbuhan adalah perkembangbiakan secara seksual (kawin) yang dilakukan oleh tumbuhan berbiji. Proses perkembangbiakan generatif tumbuhan diawali dari penyerbukan, kemudian pembuahan atau fertilisasi. Perkembangbiakan tumbuhan biji melibatkan alat kelamin jantan dan alat kelamin betina dalam bentuk penyerbukan. Penyerbukan merupakan peristiwa jatuhnya serbuka sari pada kepala putik dan pembuahan merupakan proses peleburan gamet betina dan gamet jantan. Proses reproduksi tumbuhan berbiji ditandai dengan munculnya bunga.

  1. Alat Perkembangbiakan Generatif Tumbuhan
    Alat perkembangbiakan generative pada tumbuhan biji tertutup (Angiospermae) adalah bunga. Bunga menghasilkan sel-sel kelamin yang diperlukan dalam perkembangbiakan generatif
  • Bagian-bagian bunga

Gambar 1. Bagian-Bagian Bunga

Amatilah bunga yang ada disekitar Anda! Di lingkungan Anda terdapat banyak jenis bunga, seperti bunga
mawar, bunga anggrek, bunga melati, bunga jagung, bunga kedelai, dan sebagainya. Apakah bunga tersebut ada
fungsinya? Bunga-bunga memiliki fungsi bagi tumbuhan itu sendiri, yaitu sebagai alat perkembangbiakkan. Untuk lebih jelasnya, mari kita pelajari lebih lanjut! Di dalam bunga terdapat alat perkembangbiakkan berupa sel kelamin jantan dan betina. Sel kelamin tersebut dapat melakukan perkawinan hingga menghasilkan pembuahan. Bagian-bagian bunga antara lain:
1). Benang Sari
Benang sari adalah organ reproduksi sel kelamin jantan pada bunga. Setiap benang sari umumnya terdiri dari
tangkai sari, dan pada ujung tangkai sari terdapat kepala sari atau bunga. Bunga biasanya terdiri dari empat kotak sari, disebut mikrosporangia. Perkembangan mikrosporangia dan spora haploid yang terkandung didalamnya yaitu serbuk sari. Serbuk sari dilepaskan dari anter, lalu jatuh, atau terbawa oleh agen eksternal angin, air, atau hewan ke putik bunga yang sama maupun bunga lain sehingga terjadi penyerbukkan.
a. Kepala Sari
Kepala sari adalah bagian paling ujung dari tangkai sari. Di dalam kepala sari terdapat ruang yang berfungsi sebagai penampung serbuk sari
b. Tangkai Sari
Tangkai sari adalah bagian dari benang sari yang berfungsi untuk membuat posisi kepala sari berada cukup tinggi dari bunga, sehingga memungkinkan kepala sari mudah terkena angin atau tersentuh oleh serangga dan serbuk sari dapat bertemu dengan putik. Hal ini dapat membantu penyerbukan pada tanaman.
c. Tepung Sari
Tepung sari adalah bagian dari benang sari yang terdiri dari sel kelamin jantan yang digunakan pada saat proses penyerbukkan.

2). Putik
Putik adalah organ pada bunga yang berfungsi sebagai alat kelamin betina. Putik terletak dibagian tengah-tengah bunga. Berikut ini bagian-bagian putik bunga, antara lain:
a. Kepala Putik
Kepala putik adalah bagian paling pucuk/ujung dari putik
b. Tangkai Putik
Tangkai putik adalah bagian dari putik yang berfungsi untuk meninggikan posisi serta menopang kepala putik sehingga lebih mudah menangkap serbuk sari pada proses penyerbukkan
c. Bakal Buah
Bakal buah adalah bagian dari putik yang mengandung sel telur. Apabila terjadi pembuahan, bakal buah akan berkembang menjadi buah.

3). Mahkota Bunga
Mahkota adalah bagian bunga yang umumnya memiliki warna yang mencolok, hal ini berfungsi untuk menarik perhatian serangga guna melancarkan proses penyerbukkan.

4). Bakal Biji
Bakal biji adalah bagian yang apabila terjadi pembuahan akan berkembang menjadi biji. Bakal biji berfungsi sebagi tempat pertemuan sel-sel telur yang dibuahi serbuk sari melalui proses penyerbukkan

5). Kelopak Bunga
Kelopak bunga merupakan bagian bunga paling luar yang menyelimuti mahkota ketika masih kuncup. Fungsinya adalah melindungi mahkota ketika masih kuncup dan akan terbuka jika mahkota mekar

6). Dasar Bunga
Dasar bunga adalah bagian bawah dari bunga. Dasar bunga berfungsi sebagai tempat melekatnya mahkota bunga

7). Tangkai Bunga
Tangkai bunga adalah bagian dari bunga yang tepat berada dibagian bawah bunga yang merupakan pendukung terakhir dari cabang bunga.

 

2. Penyerbukan

Proses penyerbukkan terjadi bila serbuk sari yang terdapat pada benang sari menempel kepada kepala putik, yang disebut dengan penyerbukkan atau perkawinan. Setelah terjadi penyerbukkan, terjadi pembuahan.

Terdapat beberapa cara penyerbukkan pada bunga, yaitu:

Gambar 2. Macam-macam penyerbukan pada tumbuhan

a. Penyerbukkan Sendiri
Penyerbukkan sendiri atau penyerbukkan sebunga, yaitu serbuk sari menempel pada kepala putik dalam satu bunga
b. Penyerbukkan Serumah
Penyerbukkan serumah adalah serbuk sari bertemu dengan kepala putiik lain bunga tapi dalam satu pohon
c. Penyerbukkan Silang
Penyerbukkan silang yaitu serbuk sari bertemu kepala putik lain bunga dan lain pohon tetapi masih sejenis
d. Penyerbukkan Bastar
Penyerbukkan bastar yaitu serbuk sari bertemu kepala putik bunga lain yang sejenis tetapi varietasnya tidak sama atau berbeda.

Agar serbuk sari sampai ke kepala putik maka dalam penyerbukan ada hal-hal yang menjadi perantaranya, antara lain angin, air, hewan, dan manusia.

Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan Angin (Anemogami)

Gambar 3. Perkembangbiakan tumbuhan angin

Anemogami adalah sampainya serbuk sari ke kepala putik dengan bantuan angina. Ciri-ciri bunga yang
penyerbukannya secara anemogami adalah sebagai berikut:

  • bunga tidak berwarna cerah, biasanya hijau, dan tidak terdapat kelopak bunga
  • bunga tidak berbau
  • tidak memiliki kelenjar madu
  • benang sari bertangkai panjang dan berjumbai di luar
    bunga
  • putik melekat di tengah
  • serbuk sari sangat banyak, kecil seperti bubuk, kering, ringan, dan permukaannya halus
  • struktur bunga sederhana
  • putik berbentuk spiral atau pensil sehingga membentuk permukaan yang lebih besar untuk
    memudahkan menangkap serbuk sari.

Anemogami dapat terjadi pada rumput-rumputan.

Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan Air (Hidrogami)

Gambar 4. Perkembangbiakan tumbuhan hidrogami

Hidrogami artinya sampainya serbuk sari ke kepala putik dengan bantuan air. Hidrogami lazim terjadi pada tumbuhan air, misalnya Hydrilla, eceng gondok, dan teratai.

Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan Entemogami

Gambar 5. Perkembangbiakan tumbuhan entemogami

  • Entomogami adalah penyerbukan dengan perantara serangga.  Entomogami biasanya terjadi pada tumbuhan yang menghasilkan madu dan serbuk sari. Contoh hewannya, antara lain kupu-kupu, lalat, kumbang, dan lebah.
  • Saat mengisap madu, tubuh serangga tertempel serbuk sari, dan jika serangga beralih ke bunga lain atau menyentuh kepala kepala putik tersebut sehingga terjadilah penyerbukan.

Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan Antropogami

Gambar 5. Perkembangbiakan tumbuhan antopogami

Antropogami adalah penyerbukan yang sengaja dilakukan oleh manusia, misalnya penyerbukan pada bunga tumbuhan vanili dan beberapa jenis anggrek. Penyerbukan dengan perantara manusia biasanya dilakukan karena bunga tersebut tidak dapat menyerbuk sendiri atau karena manusia ingin melakukan persilangan buatan untuk mencari varietas-varietas baru.

Setelah serbuk sari menempel pada kepala putik maka sel kelamin jantan membuahi sel telur. Begitu sel telur dibuahi, sel tersebut tumbuh menjadi biji. Bagian yang kosong pada dasar bunga mulai tumbuh menggelembung dan membentuk buah. Buah melindungi biji yang berkembang didalamnya. Biji tersebut pada akhirnya nanti akan tumbuh menjadi tanaman baru.

Saat penyerbukan, serbuk sari menempel di atas kepala putik. Serbuk sari tersebut berkecambah dan membentuk buluh sari. Buluh sari ini mengandung inti generatif dan vegetatif. Dalam perjalanan buluh sari, inti vegetatif akan hilang. Adapun inti generatif akan membelah menjadi dua. Setelah mencapai bakal biji, inti generatif pertama membuahi sel telur. Hasilnya berupa lembaga (embrio). Sementara, inti generatif kedua membuahi inti kandung lembaga sekunder. Hasilnya berupa endosperma. Endosperma ini kelak berperan sebagai cadangan makanan bagi lembaga. Pembuahan berhasil dengan terbentuknya biji. Biji inilah yang dijadikan bakal tumbuhan baru. Setelah pembuahan, mahkota gugur, bakal buah tumbuh menjadi buah yang didalamnya terdapat biji.

3. Pembuahan 

Pembuahan adalah peristiwa bersatunya inti sperma dengan ovum. Peristiwa ini berlangsung dalam kandung lembaga dalam bakal biji. Proses pembuahan merupakan proses yang rumit, yaitu sebagai berikut. Serbuk sari pada tumbuhan biji tertutup yang menempel di kepala putik tumbuh membentuk pembuluh serbuk sari (tabung serbuk sari). Pembuluh serbuk itu tumbuh di dalam tangkai kepala putik, membentuk saluran menuju ke bakal buah yang mengandung bakal biji. Didalam pembuluh serbuk sari, terdapat dua inti generative dan satu inti vegetative yang berasal dari pembelahan inti serbuk sari. Dua inti generatif itu disebut inti sperma pertama dan inti sperma
kedua. Inti sperma pertama dan kedua bergerak menuju bakal biji.

Tugas Materi Perkembangbiakan Generatif Tumbuhan

Likes:
6 0
Views:
6588
Article Categories:
IPAKELAS IX

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.