PERTEMUAN KE-3, SISTEM REPRODUKSI MANUSIA

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Semangat Pagi Anak-anak.

Semoga Allah selalu memberikan nikmat sehat kepada kita semua dan mari kita syukuri dengan menggunakan kesempatan ini dengan baik dan benar. Terutama untuk belajar dan beraktifitas di hari ini. Untuk Pembelajaran IPA hari ini silahkan lakukan proses pembelajaran di bawah ini
Selamat dan semangat belajar ya…

Bacalah materi ini terlebih dahulu !

Struktur Alat Reproduksi Wanita

Oogenesis merupakan proses pembentukan sel kelamin perempuan, yaitu sel telur atau ovum dan terjadi di dalam organ yang disebut ovarium. Berbeda dengan spermatogenesis yang dimulai ketika anak laki-laki mulai masuk masa pubertas, oogenesis dimulai sebelum anak perempuan lahir. Satu sel telur yang matang diovulasikan (dikeluarkan dari ovarium) selama siklus reproduksi (siklus menstruasi) perempuan. Pada Gambar, kamu dapat melihat bahwa di dalam ovarium terdapat folikel yang berukuran kecil dengan calon bakal sel telur di dalamnya (folikel primordial). Folikel dan bakal sel telur tersebut berkembang semakin besar menjadi folikel primer, kemudian berkembang menjadi folikel sekunder, dan pada akhirnya menjadi folikel matang. Selama folikel berkembang, sel primordial akan membelah secara mitosis membentuk oogonium atau sel induk telur yang bersifat diploid (2n). Oogonium kemudian akan mengalami pembelahan mitosis membentuk oosit primer yang bersifat diploid (2n). Oosit primer kemudian mengalami pembelahan meiosis tahap I (meiosis I) membentuk satu oosit sekunder (n) dan satu polosit (n). Polosit (n) kemudian mengalami pembelahan meiosis tahap II (meiosis II) menghasilkan dua polosit (n). Oosit sekunder selanjutnya juga mengalami pembelahan meiosis tahap II (meiosis II) membentuk satu ootid (n) dan satu polosit (n). Ootid kemudian mengalami diferensiasi membentuk ovum. Pada akhir peristiwa oogenesis, dari satu sel induk telur (oogonium) akan dihasilkan satu sel telur (ovum) yang bersifat haploid (n) dan tiga polosit (badan polar) yang bersifat haploid (n). Namun, yang dapat berfungsi hanya satu sel telur (ovum) 

Satu sel telur yang matang diovulasikan (dikeluarkan dari ovarium) selama siklus reproduksi (siklus menstruasi) perempuan

Coba simak dengan baik penjelasan pada video berikut :

Selanjutnya silakan ikuti googleform pembelajaran berikut ini (dengan cara menggeser screennya)!

atau di link :    https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSeXUsU_ptHFDVYfa_sS2cxU8uTEJax8KlWpXf8modInrp2NVA/viewform?usp=sf_link

Terimakasih para siswa yang sudah belajar dengan baik. Teruslah bersemangat dan senantiasa jaga kesehatan kalian. Wassalamu alaikum warrohmatullahi wabarakatuh

Likes:
36 4
Views:
1182
Article Categories:
IPAKELAS IX

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.