Kerajinan Bahan Keras – Bag.3 Proses Produksi Kerajinan Bahan Keras

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Pada pertemuan sebelumnya kita sudah membahas tentang jenis dan karakteristik kerajinan bahan keras. Kerajinan bahan keras dibagi menjadi dua yaitu kerajinan bahan keras alam dan buatan. Kerajinan bahan keras alam dapat berupa kayu bambu dan rotan. Dan kerajinan bahan keras buatan yaitu kaca dan logam. Pada pertemuan hari ini kita akan membahan proses produksi kerajinan bahan keras. Yuk simak sampai selesai yah…

Kerajinan Bahan Keras Alam

a. Kerajinan dari Bahan Kayu

Indonesia memiliki hutan tropis yang banyak menyimpan kekayaan alam kayu terbesar di dunia. Kayu-kayu yang dihasilkan pun banyak macamnya. Diantaranya adalah kayu jati, kayu mahoni, kayu pinus, kayu sawo, kayu hitam, kayu nangka, kayu kelapa, dan sebagainya. Produk kerajinan yang dihasilkan dari kayu juga bervariasi, mengikuti teknik pembuatan dan tekstur kayunya.  Tahapan untuk membuat kerajinan dari bahan kayu adalah :

1. Pembuatan Desain

Rancangan atau desain dibutuhkan untuk memudahkan dalam persiapan alat dan kebutuhan yang sesuai

2. Proses Produksi

Tahap ini merupakan tahap pembuatan produk sesuai dengan desain atau rancangan yang telah dibuat

3. Finishing

Finishing merupakan tahap akhir dan proses pembentukan sebuah kerajinan

Bahan Produksi yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan dari bahan kayu adalah :

Beberapa jenis kayu yang bisa dijadikan sebagai kerajinan diantaranya adalah kayu jati, kayu mahoni, kayu hitam, kayu pinus, kayu kelapa dan masih banyak lainnya.  Alat produksi yang digunakan untuk membuat kerajinan dari bahan kayu antara lain :

  • Gergaji, digunakan untuk  memotong kayu
  • Alat pahat, digunakan untuk memahat kayu
  • Mesin bor, digunakan untuk melubangi kayu
  • Amplas, digunakan untuk menghaluskan kayu
  • Kuas, digunakan untuk mewarnai kerajinan

Lalu kerajinan apa saja yang dibuat dari bahan kayu dan bagaimana tekniknya?

Teknik yang dapat dilakukan dalam pembuatan kerajinan dari kayu diantaranya adalah teknik ukir, teknik bubut, teknik potong sambung, teknik bor, dan beberapa teknik lainnya. Dari sekian teknik tentunya yang paling sulit adalah teknik ukir, karena mengukir tidak sembarang orang bisa, diperlukan keterampilan yang baik agar hasilnya juga berkualitas dan tidak boros bahan dasar.
Sumber

b. Kerajinan dari Bahan Bambu

Tanaman bambu sejak dahulu telah dibudidayakan di Indonesia, India, dan Bangladesh. Istilah lain untuk bambu adalah buluh, aur, atau eru. Dalam bahasa Makassar, bambu disebut Bulo. Leluhur mereka sudah sejak lama memanfaatkan bambu ini sebagai bahan bangunan selain itu. Bambu merupakan sumber bahan bangunan yang dapat diperbaharui dan banyak tersedia di Indonesia. Dari sekitar 1.500 spesies bambu di dunia, 125 spesies asli tumbuh di Indonesia. Orang Indonesia sudah lama memanfaatkan bambu untuk bangunan rumah, perabotan, alat pertanian, kerajinan, alat musik, dan makanan.

Tahapan untuk membuat kerajinan dari bahan bambu sama seperti dengan kerajinan bahan kayu, yaitu pembuatan desain, proses produksi dan finishing.  Bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan bambu adalah bambu batangan atau pun yang sudah disayat, dan sebagainya. Adapun beberapa jenis tanaman bambu yang dapat dijadikan produk kerajinan adalah; bambu andong, bambu tali, bambu atter, bambu talang, bambu tutul, bambu cendani, bambu cengkoreh, dan lainnya. Jenis tanaman bambu apakah yang terdapat di daerah tempat tinggalmu?

Bahan produksi yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan dari bahan bambu :

Alat yang digunakan untuk membuat kerajinan bambu adalah parang, palu, gergaji, pisau raut, tang, tatah, meteran, kuas, bor, dan sebagainya.

Produk kerajinan dari bahan bambu sudah banyak dibuat orang sejak dahulu kala. Keberadaaan sumber daya alamnya yang melimpah membuat kerajinan dari bahan bambu menduduki nilai jual yang relatif rendah, kecuali produk-produk berkualitas tinggi seperti interior rumah. Di bawah ini merupakan beberapa contoh dari kerajinan bambu, yaitu:

c. Kerajinan Rotan

Rotan atau dalam Bahasa Inggrisnya adalah rattan merupakan sejenis tanaman akar-akaran liar yang banyak tumbuh di daerah hutan hujan tropis. Indonesia dapat dikatakan sebagai penghasil rotan terbesar di dunia karena hampir 30 % rotan mentah di dunia dapat dihasilkan oleh Indonesia. Penghasil rotan mentah terbesar di Indonesia adalah Pulau Sulawesi dan Kalimantan, namun tumbuh juga di hutan hutan Sumatera, Jawa dan daerah lainnya. Selain memenuhi kebutuhan ekspor, saat ini kerajinan rotan diproduksi untuk kebutuhan masyarakat. Jika diperhatikan di sepanjang ruas jalan tertentu, seperti di daerah Pasar Minggu jakarta, atau Tegalwangi Cirebon, dan daerah lainnya banyak ruko-ruko dan beberapa show room menjajakan produk kerajinan rotan yang unik dan menarik.

Bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan kerajinan rotan adalah rotan, yang terbagi dalam 3 bagian; a. rotan kupasan/ kulit luar (pell) sebagai pengikat atau bahan anyaman, b. rotan batang yang langsung dipoles, dan c. rotan isi yang biasa disebut dengan fitrit/petrik. Selain rotan bahan lainnya adalah miyak tanah atau belerang untuk pemasakan. Politur dan cat warna.

Produk kerajinan rotan banyak dibuat perajin di berbagai daerah dengan beraneka bentuk. Kerajinan rotan dibuat dalam bentuk benda pakai hingga benda hias. Diantaranya adalah kursi meja, lemari/rak, pembatas ruang, kuda-kudaan, lampit, tempat tidur bayi, aneka perabotan rumah tangga, tas wanita, hiasan dinding, dan masih banyak lagi. Rotan memiliki warna khas yaitu putih kekuningan, coklat, dan hitam. Perajin mengabadikan warna natural rotan agar terlihat keasliannya.

Kerajinan Bahan Keras Buatan

a. Kerajinan Kaca

Kaca dapat dibentuk dengan cara dilukis. Lukis kaca adalah jenis kerajinan yang menampilkan gaya lukisan di atas media kaca. Gaya lukisan yang sering digunakan adalah dekoratif, karena lukisan dibuat dengan banyak elemen hiasan pada setiap ornamen yang digunakan. Sejak dahulu masyarakat Indonesia sudah mengenal lukis kaca. Lukis kaca sejak dahulu banyak dipakai di bangunan gereja, masjid, dan juga rumah-rumah tinggal. Tujuannya adalah sebagai memperindah ruangan.

b. Kerajinan Logam

Sebagai pengetahuan kalian perlu mengetahui bahwa bahan alam yang termasuk dalam kategori logam juga banyak macamnya, seperti emas, perak, perunggu, aluminium, besi, dan kuningan. Kamu perlu untuk mengetahuinya. Daerah penghasil kerajinan emas terdapat di Kalimantan Selatan dan Jawa. Kerajinan perak terdapat di daerah Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Bali. Sedangkan jenis logam lainnya gunakan rasa keingintahuan kalian untuk dapat memperoleh informasi dari berbagai sumber tentang daerah asal penghasil logam tersebut.

Bahan logam banyak dibuat sebagai perhiasan atau asesoris, berkembang pula sebagai benda hias dan fungsional lainnya, seperti gelas, teko, nampan, wadah serbaguna bahkan sampai piala sebagai simbol kejuaraan. Bahan logam diolah dengan teknik bakar/ pemanasan, dan tempa. Logam yang digunakan sebagai kerajinan ada juga dalam bentuk kaleng. Kaleng dibentuk sedemikian rupa menjadi kerajinan yang fungsi hias dan fungsi pakai yang menarik untuk dikoleksi.

Selanjutnya simaklah video dibawah ini!

Evaluasi

Likes:
14 0
Views:
812
Article Categories:
KELAS IXPrakarya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.