SENDI MANUSIA (LKPD-3) KELAS VIII

SENDI MANUSIA

Sebelum membahas lebih lanjut tentang sendi, cobalah kamu gerakkan lengan kanan atau kirimu seperti gambar diatas! Selanjutnya, gerakkan pula siku atau lututmu.

Dari dua gerakan itu, apa yang bisa kalian simpulkan? Arah gerakan lengan pasti berbeda dengan siku atau lutut, kan? Jika lengan bisa bergerak secara bebas, maka siku atau lutut hanya bisa digerakkan satu arah saja. Mengapa gerak kedua bagian tubuh itu berbeda? Hal itu karena sendi penyusunnya berbeda. Nah, ingin tahu selengkapnya tentang sendi? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

♦ Pengertian Sendi

Sendi adalah penghubung antar tulang sehingga tulang bisa dengan mudah digerakkan. Kira-kira, mengapa sih tulang butuh sendi? kalian tahu bahwa tulang merupakan bagian tubuh yang bersifat keras. Artinya, tulang tidak bisa dibengkokkan sesuka hati.

Nah, agar tulang yang keras bisa digerakkan harus ada penghubung yang sifatnya fleksibel, yaitu sendi. Hubungan antara tulang satu dan lainnya melalui sendi disebut sebagai persendian. Ternyata, sendi ada yang bisa digerakkan dan ada juga yang tidak bisa digerakkan. Apa saja macamnya?

♦ Macam-macam Sendi

Sendi dapat membantu kita untuk bergerak. Tapi, tidak semua sendi membantu menggerakkan tulang-tulang kita. Ada juga beberapa sendi yang tidak bisa bergerak sama sekali. Makanya, kita dapat membagi sendi ke dalam 3 jenis, berdasarkan sifat gerakannya.

A. Sendi Berdasarkan Sifat Gerakannya

1. Sendi Mati (Sinartrosis)

Sinartrosis adalah sendi yang tidak bisa digerkkan. Itulah sebabnya sinartrosis biasa disebut sendi mati. Contohnya adalah sendi yang terletak di antara tulang tengkorak. Sambungan antarsendi pada tulang tengkorang disebut sebagai sutura.

2. Sendi Kaku (Amfiartrosis)

Amfiartrosis adalah sendi yang bisa digerakkan namun sangat terbatas. Contoh amfiartrosis terletak pada sambungan ruas-ruas tulang belakang dan sambungan antara tulang rusuk dan tulang dada.

3. Sendi Gerak (Diartrosis)

Diartrosis adalah sendi yang bisa digerakkan secara bebas. Kamu bisa bergerak dengan leluasa karena ada diartrosis ini. Berdasarkan jenis gerakannya, diartrosis dibagi menjadi 5 macam sendi, yaitu sebagai berikut.

sendi gerak ini lah yang paling populer di antara sendi lainnya. Karena sendi ini cukup banyak sehingga bisa kita kategorikan lagi ke dalam beberapa sendi.

B. Macam-macam sendi berdasarkan arah gerakannya

1. Sendi Geser (plane)

Sendi geser adalah sendi yang memungkinkan gerakan antar tulang yang satu menggeser yang lain. Contoh: sendi pada pergelangan tangan dan pergelangan kaki.

2. Sendi Engsel (hinge)

Sendi engsel merupakan sendi yang memungkinkan terjadinya pergerakan satu arah saja. Biasanya, sendi engsel hanya bisa diluruskan atau ditekuk. Ada yang sudah kebayang sendi ini ada di mana? Yak, betul. Sendi engsel ada pada tulang lutut dan siku.

3.Sendi Gulung (condylar)

Sendi gulung adalah sendi yang punya gerakan dua arah. Bisa bergerak ke depan dan ke belakang, bisa juga ke kanan dan ke kiri. Contoh: sendi antara tulang pengumpil (radius) dan tulang pergelangan tangan.

4. Sendi Putar (pivot)

Sendi putar adalah salah satu sendi yang gerakan salah satu ujung tulangnya membuat gerakan berputar pada ujung tulang lain. Jadi, salah satu ujung tulang menjadi poros dan yang satunya bisa berputar di sana. Hayo, kayak apa? Yak, betul. Sendi ini lah yang membuat kepala kita bisa  berputar menoleh ke kiri dan kanan. Beda kan cara kita menoleh dengan ikan yang hanya bisa menengok ke kiri dan kanan. Contoh sendi putar: sendi antara tulang leher dan tulang tengkorak.

5. Sendi Peluru (ball and socket)

Bukan. Ini bukan sendi yang bisa nembak kok. Sendi peluru adalah sendi yang bisa bergerak ke segala arah. Salah satu tulangnya berbentuk mirip bola dan tulang lainnya seperti mangkuk. Contoh: hubungan antara tulang lengan atas dan gelang bahu.

6. Sendi Pelana (saddle)

Pasti pernah denger kata pelana kan? Iya, ada sendi yang bentuknya mirip seperti “pelana kuda”. Sendi ini mampu membuat gerakan dua arah, yaitu seperti gerak ke depan dan ke belakang, dan juga gerak ke kanan dan ke kiri. Sendi pelana bisa kita temuin di tulang pangkal ibu jari.

♦ Gangguan Pada Sendi

Sudah tahu kan, seberapa penting sih sendi dalam kehidupan? Ternyata, sendi juga bisa mengalami gangguan, lho. Oleh karena itu, kamu harus selalu menjaga agar persendianmu bisa tetap bekerja secara normal, misalnya menjaga pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat. Adapun gangguan yang bisa terjadi pada sendi adalah sebagai berikut.

− Arthritis

Arthritis atau disebut juga radang sendi, yaitu gangguan berupa bengkak, merah, dan nyeri pada sendi. Gangguan ini disebabkan oleh adanya timbunan asam urat, infeksi oleh bakteri, menerima beban terlalu berat, dan faktor usia. Arthritis mengakibatkan penderitanya sakit untuk berjalan atau bergerak.

– Rheumatik

Pernahkah kamu mendengar penyakit rheumatik? Rheumatik adalah peradangan sendi yang sudah kronis yang disebabkan oleh autoimun. Gejala yang umum dirasakan penderita adalah mengalami nyeri di bagian persendian.

– Keseleo

Mungkin kamu sering mendengar istilah keseleo. Tapi, apakah keseleo itu? Keseleo adalah kondisi di mana sendi mengalami cedera, misalnya terpuntir. Akibat keseleo, seseorang bisa mengalami lepas sendi yang ditandai dengan adanya memar.

– Lepas Sendi

Lepas sendi adalah kondisi di mana sendi lepas dari tempatnya ditambah dengan robeknya ligamen.

Untuk lebih memahami mengenai materi Sendi ini, mari kita simak videonya yuk….

 

 

Likes:
45 4
Views:
1377
Article Categories:
IPAKELAS VIIIPelajaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.